Jenazah Anton yang bekerja sebagai konsultan pengawas di CV Bias yang beralamat di Jalan Hertasning Baru, Makassar, ini pertama kali ditemukan oleh rekannya, yang bernama Subhan, saat ia hendak menjemput korban untuk memberi kaos atribut kampanye Pilkada Kendari.
Dari hasil pemeriksaan aparat Polsek Panakukang, Subhan mencoba mengetuk pintu kamar tempat rekannya menginap selama 2 malam, namun tak ada jawaban. Subhan membuka pintu kamar hotel yang rupanya tidak terkunci. Ia menyaksikan rekannya dalam kondisi terbaring menggunakan baju kaos dan celana pendek warna putih dan kakinya terselonjor di lantai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain meminta keterangan Subhan, aparat Polsek Panakukang juga memintai keterangan salah satu perempuan berinisial SA, yang sempat menemani korban sekitar pukul 03.00 Wita dini hari tadi. Dari pemeriksaan telepon selular korban, diketahui ada 4 wanita yang mengaku sebagai istri korban. Selain itu, polisi juga menemukan beberapa lembar kartu identitas korban.
Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban dan ruangan kamar hotel. Guna keperluan penyidikan, aparat membawa jenazah Anton ke RS Bhayangkara Polda Sulselbar.
(/)











































