"Saya tidak pernah menyakiti Nana. Saya perlakukan Nana seperti anak saya sendiri," kata Fadlun kepada detikcom, Minggu (27/1/2013).
Fadlun mengatakan, selama menyekap Nana, dia tidak pernah membentaknya. Fadlun dan Asep juga rutin memberi makan Nana, meskipun makanan seadanya. "Kalau dia mau bakso dibeliin bakso, ya tergantung maunya makan apa," kata pria beranak satu ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya kalau saya kerja, si Asep yang jagain. Dia yang nyariin makanan buat Nana," kata pria asal Purworejo ini.
Fadlun mengaku tidak pernah menganiaya Nana selama 8 hari disekap. Ia hanya mengikat Nana sesekali saja. "Tidak sering (ikat tangan Nana). Cuma sesekali saja, kalau mau tidur," ujar Fadlun.
Fadlun ditangkap pada Sabtu (26/1) pukul 03.30 WIB di rumah kontrakannya di Jl S Parman, Narogong, Cileungsi. Sementara temannya, Asep melarikan diri.
(mei/nal)











































