Pria Beridentitas Palsu Ditemukan Tewas di Kamar Kosnya di Semarang

Pria Beridentitas Palsu Ditemukan Tewas di Kamar Kosnya di Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Sabtu, 26 Jan 2013 22:48 WIB
Semarang - Seorang pria yang diketahui bernama Mochamad Chasan (57) ditemukan tewas di kamar kosnya Jalan Pusponjolo 3 RT 7 RW 2 No 8 Kelurahan Cabean, Semarang Barat. Pria ini ditemukan tewas dengan mulut berbusa dan tasbih yang melingkar di telinganya.

Salah satu penghuni kos, Kusmina (48) mengatakan jenazah Chasan pertama kali ditemukan oleh pemilik kos, Junaidi (80) dan dua warga yang sedang membetulkan listrik. Sekitar pukul 17.00 WIB seorang warga tersebut menanyakan keberadaan Chasan yang tidak terlihat sejak pagi, namun saat digedor pintunya tidak ada jawaban dari dalam.

"Saat pak kos buka pintu, mulut Pak Chasan sudah mengeluarkan busa. Satu orang langsung mengecek denyut nadi ternyata sudah tidak ada," kata Kusmina di lokasi, Sabtu (26/1/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak kelihatan sakit. Tadi malam masih duduk di depan kalungan tasbih seperti biasa," imbuhnya.

Sementara itu, ketua RT setempat, Slamet (49) mengatakan identitas yang dimiliki oleh Chasan selama ini beralamat palsu. Dalam SIM milik pria yang sudah tinggal di kos selama dua tahun itu tertera alamat Barusari 285 Semarang. Namun saat dicek alamat tersebut palsu.

"Saya langsung lacak ke sana ternyata bukan rumahnya. Yang punya rumah juga tidak tahu kalau rumahnya dijadikan alamat SIM milik Chasan," tandasnya.

Selain alamat, pria tersebut juga tidak jmemiliki pekerjaan yang jelas. Menurut pengakuan sejumlah warga, Chasan bekerja serabutan sebagai tukang ketik, tukang tagih, dan lainnya.

"Yah, mungkin serabutan ya mas," ujar seorang warga.

Dari kabar yang tersebar di warga sekitar, diketahui Chasan berasal dari Solo, meski demikian belum diketahui alamat pastinya. Sementara di Semarang, Chasan sama sekali tidak memiliki kerabat.

"Katanya sih di Solo, tapi saya belum jelas Solonya mana," tutup Slamet.

Kapolsek Semarang Barat, Kompol Yani Permana menambahkan saat ditemukan di sekitar jenazah ditemukan obat dewasa. Meski demikian belum diketahui apakah Chasan meninggal karena over dosis atau bukan.

"Sementara menurut dokter meninggalnya karena sakit," katanya.

Jenazah saat ini sudah dibawa oleh tim Inafis Polrestabes Semarang menggunakan ambulans ke kamar mayat RS Kariadi Semarang untuk dilakukan visum.

(alg/rmd)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini