"Beberapa hari setelah penculikan, menghubungi orang tua. Penculik memperdengarkan suara korban, pelaku minta uang tebusan Rp 4 miliar," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Putut Eko Bayuseno, di Mapolda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Sabtu (26/1/2013).
Setelah menghubungi Nassar dan Muzdalifah, penculik kemudian mengirim sms bernada ancaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian penculik mengirim foto Nana dalam keadaan terikat. Foto itu disertai tulisan tangan 'Ini foto keadaan Nana sekarang kalau tidak diikuti Nana bisa dibunuh, atau dijual'.
Polisi akhirnya bisa membebaskan Nana dari Fadlun Hariyanto dan Asep. Fadlun dihadiahi polisi timah panas lalu dibawa ke Polda Metro, sedangkan Asep berhasil melarikan diri.
Nana yang sudah bebas akhirnya berjumpa kembali dengan Nassar dan Muzdalifah di Polda Metro. Saat ditemukan, Nana dalam kondisi lesu dan lusuh.
(tor/gah)











































