KSAD: Siapa pun Presidennya, TNI Milik Rakyat
Selasa, 28 Sep 2004 13:08 WIB
Jakarta - Walaupun nanti SBY terpilih memimpin negeri ini untuk lima tahun mendatang, TNI tetap netral. Karena TNI adalah milik rakyat yang bertugas menjaga keselamatan bangsa.Demikian dikatakan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu usai serah terima jabatan Panglima Komando Srategi AD (Pangkostrad) Letjen TNI Bibit Waluyo di Markas Kostrad Jl. Medan Merdeka Timur Jakarta Pusat, Selasa (28/9/2004)."Jangan sampai dikotomi seperti itu, siapapun Presidennya TNI itu milik rakyat. Anak buah presiden siapa pun presidennya, jangan mentang-mentang presiden sipil, ulama, tentara, dan lain-lain. TNI AD sudah menunjukkan netralitas siapapun yang akan menjadi presiden nanti," tegas Ryamizard.Ryamizard menegaskan TNI tidak akan berubah jika SBY terpilih menjadi Presiden. "TNI itu sama untuk menjaga negara, juga keselamatan bangsa. Siapa pun yang jadi presiden kita tidak pernah berubah, jangan sampai dikotomi sipil militer," ujar Ryamizard menjawab pertanyaan wartawan.Ditanya soal RUU TNI yang akan disahkan besok, Rabu (30/9/2004), menurutnya hal itu sudah final. "Kita sudah menyerahkan itu, RUU TNI itu kan sudah dua tahun dan baru beberapa bulan sdah diproses di DPR. Itu dikerjakan siang malam jadi itu dibahas tidak main-main," demikian Ryamizard.
(dit/)











































