Sutjipto: Kwik Jangan Teriak-teriak di Perempatan Jalan

Sutjipto: Kwik Jangan Teriak-teriak di Perempatan Jalan

- detikNews
Selasa, 28 Sep 2004 12:35 WIB
Denpasar - Sekjen PDIP Sutjipto menyayangkan iklan bersih-bersih Kwik Kian Gie di media massa. Menurutnya, kalau ada masalah, jangan teriak-teriak di perempatan jalan."Yang saya sayangkan, Pak Kwik itu senior kami, mengerti betul aturan main dalam partai. Ibarat rumah tangga, kalau ada permasalahan, untuk menyelesaikan mestinya bukan di perempatan jalan, tapi di dalam rumah."Demikian tukas Sekjen PDIP Sutjipto usai acara pembukaan Rakernas ke-12 PDIP di ruangan Bali Hai Cruise, Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Bali, Selasa (28/9/2004)."Prosedur konstitusional itu ada di dalam AD/ART. Bila ada permasalahan, harus bertanggung jawab, bukan teriak-teriak di halaman DPP, bukan di perempatan jalan, bukan dengan cara pasang iklan di koran," sindirnya.Kerja partai, jelas Sutjipto, sifatnya kolektif kolegial, bukan kerja perorangan. "Termasuk yang menyalahkan itu (Kwik) sebetulnya bagian dari tim kerja partai," ujarnya."Di DPP, Kwik itu ketua. Waktu sebelum terbentuknya Tim Mega Presiden, malah beliau yang sering teriaki partai, seolah-olah partai ini sudah busuk, banyak koruptor dan lain-lain. Sehingga teman-teman di bawah kesulitan kerja," tandas Sutjipto.Kwik memasang iklan di sejumlah harian edisi Selasa 28 September 2004. Iklan itu dipasang atas nama Badan Penelitian dan Pengembangan PDIP. Isinya ajakan membangun kembali PDIP. Sebab keruntuhan PDIP sudah tuntas dengan lengkap dengan kekalahan telah dalam tiga kali Pemilu. Hal itu disebabkan kader busuk yang telah membusukkan PDIP.Kwik mengajak semua kader, simpatisan, dan siapa saja yang ingin bergabung dengan gerakan pembersihan dan pemurnian partai dari anasir-anasir yang busuk, dan bertekad membangun kembali PDIP, untuk bergabung bersamanya. (sss/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads