Buntut Iklan Bersih-bersih, Kwik Terancam Dipecat PDIP
Selasa, 28 Sep 2004 12:28 WIB
Denpasar - Iklan bersih-bersih kader busuk di PDIP rupanya cukup menyengat. Buntutnya, Kwik Kian Gie terancam dipecat dalam Rakernas ke-12 PDIP di Bali."Lah, kalau Pak Kwik terus menerus (ribut), ya tidak mustahil nanti Rakernas ini akan memutuskan Pak Kwik yang malah dipecat, dibersihkan dari partai."Demikian tukas Sekjen PDIP Sutjipto usai acara pembukaan Rakernas ke-12 PDIP di ruangan Bali Hai Cruise, Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Bali, Selasa (28/9/2004).Jadi sudah ada arah ke pemecatan Kwik?Oh ada. Ini tadi ngomong-ngomong dari teman-teman Maluku.Gerbong Kwik juga akan dibersihkan?Oh lihat saja nanti.Sudah ada usulan itu?Ya pendapat-pendapat informal. Yang jelas (usulan itu) berkembang. Tapi kita lihat saja nanti di persidangan.Kenapa Kwik tidak hadir dalam Rakernas?Tanyakan saja pada Pak Kwik. Semua diundang, tidak ada yang tidak diundang.Kwik memasang iklan di sejumlah harian edisi Selasa 28 September 2004. Iklan itu dipasang atas nama Badan Penelitian dan Pengembangan PDIP. Isinya ajakan membangun kembali PDIP. Sebab keruntuhan PDIP sudah tuntas dengan lengkap dengan kekalahan telah dalam tiga kali Pemilu. Hal itu disebabkan kader busuk yang telah membusukkan PDIP.Kwik mengajak semua kader, simpatisan, dan siapa saja yang ingin bergabung dengan gerakan pembersihan dan pemurnian partai dari anasir-anasir yang busuk, dan bertekad membangun kembali PDIP, untuk bergabung bersamanya.
(sss/)











































