Mutasi Besar-besaran di Setneg, Bambang Bantah Terkait SBY
Selasa, 28 Sep 2004 12:03 WIB
Jakarta -
Sebanyak 109 pejabat eselon I hingga IV di lingkungan Sekretariat Negara dimutasi. Sekretaris Negara Bambang Kesowo membantah isu mutasi ini sehubungan dengan akan adanya Presiden baru yang terpilih.Demikian dikatakan Bambang Kesowo usai acara pelantikan di Kantor Setneg Jl. Veteran Jakarta Pusat, Selasa (28/9/2004). "Perombakan memang hak presiden, tapi saya yakin tidak seperti itu. Pergantian ini tidak ada urusannya seperti yang kalian bilang karena kalah terus tiba-tiba ganti. Itu jorok, tidak ada permainan dalam mutasi ini," ujarnya.Mutasi besar-besaran ini berdasarkan Keppres no 92/N/2004 tertanggal 21 Juni 2004 dan Keputusan Setneg no 9/2004 tanggal 23 September 2004.Bambang menilai pejabat itu dilantik karena memang sudah waktunya. "Pergantian tidak seperti yang kalian gambarkan, mengganti penjabat seolah-olah dilakukan cepat-cepat untuk mengamankan teman atau pejabat lainnya. Kalian bisa tanyakan pada orang-orang itu, saya beri kebebasan sebelumnya untuk bicara. Mereka memang sudah lama dan layak menduduki jabatan itu. Ada yang sudah 20 tahun dan baru masuk eselon dua," tegasnya.Mereka yang dimutasi untuk Eselon I yaitu Deputi Sekretaris Presiden bidang Rumah Tangga dan Bantuan Presiden Bambang Irawan, menjadi Deputi Sekretaris Presiden Bidang Protokoler dan Pers. Sementara jabatan Bambang yang lama diganti oleh Ismiati Fuad. Dalam mutasi ini, mayoritas adalah pejabat eselon IV.
(dit/)










































