Intimidasi Pasien, RS Siloam Gleanegles Dilaporkan ke Polda

Intimidasi Pasien, RS Siloam Gleanegles Dilaporkan ke Polda

- detikNews
Selasa, 28 Sep 2004 11:59 WIB
Jakarta - Lenny Francisca (50), warga Kampung Cijengir, Desa Binong, Kecamatan Curug, Tangerang melaporkan RS Siloam Gleanegles yang telah menyandera dan mengintimidasi suaminya Leonardus WPH karena tidak mampu membayar biaya perawatan.Lenny didampingi pendiri LBH Kesehatan Iskandar Sitorus melaporkan kasus penyanderaan ini ke Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (28/9/2004).Kejadian berawal saat Leonardus WPH mengalami sesak nafas pada 16 Agustus 2004. Lalu, keluarga membawa ke RS Siloam Gleanegles. Setelah seminggu dirawat tiba-tiba Leonardus merintih dan berteriak-teriak."Suster bagian rawat inap menghubungi saya dan mengabarkan suami saya semalaman akan kesakitan dan akan dioperasi. Saya berusaha mengejar waktu ternyata suami saya sudah berada di ruang operasi," kata Lenny.Dikatakan dia, diagnosis dokter menunjukkan lambungnya pecah. Tetapi, setelah 5 jam di kamar operasi ternyata yang bermasalah di lever ada abses atau bisul yang sudah pecah dan mengeluarkan banyak nanah.Kemudian 3 September, Leonardus dinyatakan sembuh. "Saya nggak nyangka biayanya tinggi sampai Rp 50 juta. Kemudian saya bilang ke rumah sakit bagaimana kalau pasien keluar dulu, baru bayar belakangan. Tetapi ternyata pihak rumah sakit tidak mau. Saya juga sudah memberi surat miskin tetapi tetap pihak rumah sakit tidak mengizinkan suami saya pulang," paparnya.Menurut Lenny, kehadirannya kali ini juga ingin melaporkan intimidasi yang dilakukan RS Siloam Gleanegles terhadap Leonardus WPH."Suami saya dipaksa untuk membuat surat pernyataan. Isinya, bahwa telah dirawat dengan baik dan tidak merasa disandera oleh rumah sakit. Kemudian bersedia menyelesaikan biaya perawatan tertanggal 24 September," ungkap Lenny.Namun, surat tersebut dibantah Leonardus yang menyatakan surat dibuat atas tekanan RS. "Suami saya hingga kini masih dirawat layaknya pasien lainnya. Padahal dia telah dinyatakan sembuh," ujar Lenny lirih. (aan/)


Berita Terkait