"Masih proses pemadaman, laporan masuk sekitar pukul 09.00 WIB," kata Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Utara, Nurdin Silalahi, saat dihubungi, Jumat (25/1/2013).
Nurdin menjelaskan bahan-bahan furniture yang sebagian besar terbuat dari bahan mudah terbakar menyebabkan api sulit dipadamkan. Bangunan pun roboh karena panasnya api sehingga petugas damkar harus membongkar puing robohnya bangunan.
"Masalah air dan lainnya masih banyak, kendala proses pemadaman bahan-bahan mudah terbakar jadi sulit, ketimpa-timpa, bangunan juga roboh harus dibongkar," ujar Nurdin.
Nurdin menurunkan 22 unit mobil damkar ke lokasi dari Sudin Damkar dan PB Jakarta Barat serta Jakarta Utara. Penyebabnya diduga berasal dari arus pendek.
"Dari komunikasi karena arus pendek. Kita turunkan 22 unit dari utara dan barat," ujar Nurdin.
Hingga saat ini api masih berkobar menghanguskan ratusan furniture di gudang tersebut. Petugas damkar di lokasi pun masih berusaha memadamkan api. "Saat ini masih pemadaman," tutup Nurdin.
(vid/mok)











































