2.000-an Warga Masih Mengungsi Pasca Rusuh Sumbawa

2.000-an Warga Masih Mengungsi Pasca Rusuh Sumbawa

Andri Haryanto - detikNews
Jumat, 25 Jan 2013 09:43 WIB
2.000-an Warga Masih Mengungsi Pasca Rusuh Sumbawa
Jakarta - Dua ribuan warga masih memilih mengungsi pasca pecahnya kerusuhan di Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (23/1). Dalam kerusuhan ini polisi menetapkan 33 tersangka setelah sebelumnya mengamankan dan memeriksa 90 orang yang diduga terlibat aksi perusakan.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda NTB, AKBP Sukarman Husein, mengatakan mereka yang mengungsi berada di beberapa titik markas kepolisian dan TNI.

"Di Polres (Sumbawa) ada 500 pengungsi, di Kodim 909 pengungsi, dan 1.603 orang ada di Kompi," kata Sukarman, saat dihubungi detikcom, Jumat (25/1/2013).

Meski situasi berangsur kondusif, 1.300-an aparat gabungan dari TNI/Polri tetap melakukan penjagaan di beberapa lokasi yang ditinggalkan warga pasca penyerangan dan penjarahan rumah-rumah warga.

"Khawatir dengan situasi tersebut dimanfaatkan kelompok kriminal," terang Sukarman.

Rusuh di Sumbawa, Selasa (21/1) sekitar pukul 13.00 Wita dipicu oleh kasus kecelakaan lalu lintas tunggal yang, melibatkan seorang personel kepolisian di NTB dengan rekan perempuannya. Insiden yang menyebabkan sang perempuan tersebut meninggal dunia itulah kabar merebak menjadi isu pemerkosaan.

Menurut Sukarman, pihak keluarga dari korban meninggal dunia sendiri menyesalkan insiden tersebut. Adapun pihak keluarga hanya meminta kejelasan mengenai insiden yang menelan korban jiwa anaknya tersebut.

"Kemudian beredar kabar yang ditunggangi pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab sehingga mengganggu stabilitas di sana," tutur Sukarman.

"Keluarga bahkan menyesalkan peristiwa kemarin," katanya.

(ahy/ndr)


Berita Terkait