Ratusan Simpatisan Masih Bertahan di DPP PDIP

Ratusan Simpatisan Masih Bertahan di DPP PDIP

- detikNews
Selasa, 28 Sep 2004 11:02 WIB
Jakarta - Sekitar 300 orang simpatisan PDIP masih bertahan di seberang kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (28/9/2004). Massa menunggu keputusan DPP PDIP memecat The Gang of Three sebagai pertanggungjawaban atas kekalahan Megawati-Hasyim.Simpatisan PDIP berasal dari Bogor, Bandung, Tangerang dan Depok ini telah dua hari menginap di dalam tenda yang dibangun di lahan kosong, seberang kantor DPP PDIP sejak Minggu (26/9/2004) kemarin. Setidaknya, ada 6 tenda yang didirikan.Sebagian massa terlihat duduk-duduk dan tidur-tiduran di dalam tenda. Spanduk besar warna putih tampak menghiasi tenda bertuliskan 'Pecat yang Telah Melakukan Pembusukan Parta' dan 'Bubarkan Koalisi Kebangsaan Pecat The Gang of Three'."Itu kantor kami kenapa tidak diizinkan masuk. Kami jaga agar partai tidak pecah dan rusak. Rencananya, kami akan tetap bertahan sampai ada keputusan DPP PDIP yang memecat Sutjipto, Pramono dan Gunawan. Kami akan terus aksi dan hari ini ditargetkan 1.000 simpatisan akan datang berunjuk rasa," kata Agus, Sekretaris Anak Cabang Bogor. Menurut Agus, simpatisan PDIP diperkirakan akan berkurang karena PDIP bergabung dalam Koalisi Kebangsaan yang gagal memenangkan Mega-Hasyim.Muhayat, kepala ranting Depok meminta Megawati untuk membubarkan Koalisi Kebangsaan. "Kami benar-benar membawa aspirasi dari hati yang bersih demi menyelamatkan partai. Kami menerima kekalahan Mega pada pilpres kedua tetapi nggak mau disetir orang yang tidak bertanggung jawab," imbuhnya.Sekitar 50 personel satgas PDIP tengah berjaga-jaga di pelataran halaman DPP PDIP. Mereka berjaga 24 jam tanda ada pergantian. Pintu gerbang kantor pun masih ditutup.Barisan Sakit Hati mengancam akan mengerahkan massa untuk menduduki DPP PDIP meminta pertanggung jawaban Sutjipto, Pramono dan Gunawan atas kekalahan Mega-Hasyim, Selasa (28/9/2004). Ancaman diterima Sekjen PDIP Sutjipto lewat SMS. Atas rencana tersebut, Megawati meminta kader PDIP tidak anarkis. (aan/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads