SMA 11 Semarang Diancam Bom Tiga Kali

SMA 11 Semarang Diancam Bom Tiga Kali

- detikNews
Selasa, 28 Sep 2004 10:29 WIB
Jakarta - Tak hanya gedung perkantoran, sekolah pun dijadikan sasaran ancaman bom. Pagi ini giliran SMA 11 Semarang yang diancam bom, tak tanggung-tanggung sampai tiga kali.Ancaman pertama terhadap SMA 11 yang terletak di Jl Lontar Tengah, Semarang diterima oleh staf tata usaha, Yuni pukul 06.35 WIB, Selasa (28/9/2004). Suara penelepon menurut Yuni terdengar seperti suara anak-anak. "Jam 8 mohon anak-anak dipulangkan, gedung sekolah akan diledakkan," begitu kira-kira bunyi telepon itu.Kontan, Yuni tersintak kaget dan langsung melaporkan hal ini ke Kepala Sekolah, Sudhono. Belum sempat melapor, ancaman ke dua datang pukul 08.08 WIB. Suara yang terdengar sama dengan penelepon pertama. "Sukur SMA sewelas wes tak pasangi bom," ujar si penelepon seperti ditirukan Sudhono. Ancaman ketiga datang pukul 08.20 WIB, ancaman kedua dan ketiga diterima staf bagian perpustakaan, Ronika. Sudhono, kemudian melaporkan ancaman ini ke Polsek Sultan Agung. Sekitar pukul 07.30 WIB tim Gegana datang dan menyisir SMA 11. Hingga penyisiran berakhir pukul 09.00 WIB tidak ditemukan bom. "Ancaman tersebut tidak terlalu menggangu proses belajar mengajar. Siswa tetap masuk sekolah sepertibiasa, ternyata ancaman itu tidak terbukti," ujar Sudhono.Jika dilihat dari alat pengenal nomor telepon atau biasa disebut caller id yang dipasang di SMA 11, telepon berasal dari tiga nomor yang berbeda. Ancaman pertama dari nomor 024 7071XX, ancaman kedua dari nomor 024 7077XX, anehnya ancaman terakhir berasla dari Jakarta dengan nomor 021 5873XXX.Hingga kini Polsek Tulung Agung masih menelusuri asal telepon tersebut. Menurut seorang petugas, telepon pertama berasal dari daerah Tembalang. (/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads