"Ya soal pencalegan merupakan titik kritis. Ini momen penting untuk menentukan calon pejabat publik, khususnya calon anggota DPR. Ujian komitmen partai adalah sejauh mana keseriusan mereka untuk menyeleksi figur-figur yang tepat, yang memiliki integritas dan kualitas yang baik," jelas aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) Abdullah Dahlan saat berbincang, Kamis (24/1/2013).
Harusnya, lanjut Abdullah, jika partai serius untuk hal tersebut maka partai harus menolak untuk mencalonkan para caleg-caleg yang bermasalah. Apalagi kandidat yang terkait kasus korupsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehingga, lanjut Abdullah, partai tidak terjebak hanya karena faktor untuk kepentingan sesaat namun akan merugikan dikemudian hari, jika memasukkan figur-figur bermasalah.
"Hal lain yang penting dalam proses pencalegan adalah rawan terjadinya candicacy buying (jual beli kursi). Gagasan yang kita dorong ke setiap partai adalah agar membuka ke publik terkait dengan mekanisme pencalegan," urainya.
(ndr/)











































