Lubang 'Maut' di Jl Mayjen Sutoyo Jaktim Sudah Diperbaiki

Lubang 'Maut' di Jl Mayjen Sutoyo Jaktim Sudah Diperbaiki

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Kamis, 24 Jan 2013 14:17 WIB
Lubang Maut di Jl Mayjen Sutoyo Jaktim Sudah Diperbaiki
Lubang di Jl Mayjen Sutoyo sudah ditutup. (Edo/detikcom)
Jakarta - Lubang di Jalan Mayjen Sutoyo, Jakarta Timur yang menyebabkan seorang pengendara motor terjatuh dan tewas dua hari lalu, saat ini telah diperbaiki. Jalan itu kini telah ditutup aspal.

Pantauan detikcom, Kamis (24/1/2013), lubang yang berada di jalan di depan gedung BKN, Cililitan, Jakarta Timur itu sudah tidak tampak lagi. Lubang berdiameter sekitar 50 cm dengan kedalaman 10 cm itu telah ditutup aspal tak lama setelah kecelakaan yang menimpa seorang pengendara motor terjadi.

Di sepanjang jalan tersebut sejak dari Pusat Grosir Cililitan (PGC) hingga UKI, Cawang, terpantau sebelumnya memang hanya ada 1 lubang yakni di depan gedung BKN. Seorang petugas keamanan dari pool bus Primajasa yang bersebelahan dengan gedung BKN, Chandra mengatakan sebelum ditutup, lubang tersebut memang sangat dalam dan sangat membahayakan pengendara motor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah sekitar dua hari lalu sudah diperbaiki, Mas. Lubang cuma ditambal doang pakai aspal. Kalau sebelumnya kan lubangnya lumayan dalam, sekitar 10 cm. Cukup membahayakan buat pengendara motor, apalagi jalan besar," tutur Chandra.

Saat ini situasi lalu lintas di ruas jalan tersebut cukup lancar dan lebih lengang dari hari biasa. Jalan tersebut merupakan jalan alternatif bagi pengendara dari arah Bogor, Cibubur, dan wilayah selatan lainnya yang hendak menuju kawasan Gatot Subroto, ataupun ke arah Rawamangun dan Tanjung Priok.

Sebelumnya, seorang pengendara motor tewas dan penumpangnya kritis tertabrak bus TransJ di depan Gedung BKN, Cililitan, Jakarta Timur. Pengendara ini terjatuh di jalur bus TransJ akibat menghindari lubang di titik itu. Saat itu motor Mio bernopol B 6702 ESM sedang melintas di ruas jalan tersebut. Motor yang dikendarai Purwanto (30) dan sedang memboceng Novita Sari (20) tiba-tiba kehilangan keseimbangan dan jatuh di jalur bus TransJ.

Saat terjatuh ada bus TransJ yang melintas sehingga menabrak Purwanto dan Novita. Purwanto tewas sedangkan Novi menderita luka parah dan kritis.

Selain di Jalan Mayjen Sutoyo, beberapa lubang juga terdapat di ruas Jalan Otto Iskandardinata (Otista). Kerusakan jalan cukup parah di traffic light Jalan Otista depan pemukiman Bidara Cina. Jalan bergelombang ditambah banyak lubang cukup akibat aspal yang mengelupas karena hantaman air hujan. Kerusakan di titik itu memakan satu sisi jalan sehingga hanya bisa dilalui satu lajur jalan oleh mobil. Kalaupun bisa dilalui, harus perlahan karena kerusakan jalan cukup dalam dan luas.

Setelah traffic light juga masih banyak lubang yang masih menganga. Lubang-lubang itu tersebar hingga ke titik jalan di bawah flyover MT Haryono.

(rmd/ndr)


Berita Terkait