"Sekitar 150 polisi dan keamanan dari PTPN VII Cinta Manis menyerang warga yang berada di lahan reklaming," kata Direktur Walhi Sumsel, Anwar Sadat kepada detikcom, Kamis (24/01/2013).
Dijelaskan Sadat peristiwa itu sendiri terjadi di Desa Betung Ogan Ilir, pada Rabu (23/1) kemarin sekitar pukul 17.00.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terhadap peristiwa tersebut, Sadat mendesak Kapolda Sumsel agar memecat Kapolres Ogan Ilir karena bertindak secara semena-mena. Pasalnya dikhawatirkan dapat membuka ruang terulangnya kembali peristiwa
kekerasan seperti beberapa waktu lalu.
"Serta meminta para alim ulama untuk menegur PTPN VII Cinta Manis dan Kepolisian yang telah merusak tempat ibadah sebagai rumah Allah," kata Sadat.
Sebagai informasi, sudah beberapa kali terjadi bentrok antara PTPN VII Cinta Manis dengan para petani terkait sengketa lahan. Konflik sudah beberapa memakan korban jiwa dan terluka.
(tw/mok)











































