JK: Rohingya Tak ke Indonesia karena Minim Lapangan Kerja

JK: Rohingya Tak ke Indonesia karena Minim Lapangan Kerja

Danu Damarjati - detikNews
Rabu, 23 Jan 2013 21:00 WIB
JK: Rohingya Tak ke Indonesia karena Minim Lapangan Kerja
Jakarta - Para pengungsi Rohingya telah menyebar ke luar Myanmar. Kabar terbaru mereka juga masuk Thailand bagian selatan. Namun kenapa sebagian besar eksodus Rohingya tidak melirik Indonesia?

"Umumnya mereka tidak menuju Indonesia, karena di sini juga tidak banyak kerjaan untuk mereka. Banyak orang kita yang nganggur juga kan? Kalau di Malaysia mungkin oke," kata Jusuf Kalla setengah bercanda kepada wartawan.

Pendapat tersebut diutarakan usai menghadiri Pertemuan Asian Peace and Reconciliation Council (APRC) di Gedung Sekretariat ASEAN, Jl Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, Rabu (23/1/2013). APRC adalah organisasi perdamaian yang diketuai oleh Mantan Wakil Perdana Menteri Thailand, Surakiart Sathirathai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jusuf Kalla (JK) menyatakan permasalahan Rohingya berakar pada kemauan pemerintah Myanmar sendiri.
ASEAN juga tidak boleh berhenti mengupayakan solusi.

"ASEAN harus membantu Myanmar mengatasi itu, membantu Myanmar mengakuinya. Pemerintah Myanmar jangan mendesak-desaknya keluar. Ini yang bertanggung jawab pertama kan Myanmar," ujar mantan Wakil Presiden RI ini.

JK menuturkan belum ada rencana pengiriman personel PMI lagi ke kantung pengungsian Rohingya. Bantuan dari OKI untuk menutup kekurangan stok darah akan terus diupayakan.

JK menyatakan APRC hanya bisa memberikan saran kepada negara yang terkena problem perdamaian, seperti Myanmar atau Suriah. "Kita tidak memberikan rekomndasi, tapi memberikan advice langsung," ucapnya.

Ketua APRC Surakiart Sathirathai menyampaikan, APRC bertujuan untuk membangun jaringan dari para ahli berpengalaman untuk mendukung perdamaian dan rekonsiliasi. APRC akan mendanai riset dan mempekerjakan ahli untuk agar tercipta manajemen konflik yang baik.

(mok/mok)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini