Naik Kopaja AC di Halte Busway Lebih Mahal, Penumpang Protes

Naik Kopaja AC di Halte Busway Lebih Mahal, Penumpang Protes

Nur Khafifah - detikNews
Rabu, 23 Jan 2013 18:18 WIB
Naik Kopaja AC di Halte Busway Lebih Mahal, Penumpang Protes
Jakarta - Integrasi Kopaja dengan bus TransJ sudah berlaku sejak kemarin, Selasa (22/1). Namun tarif mahal saat penumpang ingin menaiki Kopaja dari halte bus TransJ membuat penumpang protes. Penumpang harus membayar Rp 8.500 jika ingin naik Kopaja dari halte busway.

Pantauan detikcom, Rabu (23/1/2013), ada sekitar 6 orang penumpang yang menaiki Kopaja AC 20 (Senen-Lebak Bulus) dari halte bus TransJ Mega Kuningan. Saat dalam Kopaja penumpang ini dimintai ongkos lagi oleh kenek Kopaja.

"Kok dimintai duit lagi Bang?" tanya Riana (25) kepada kernet Kopaja tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi dapat tiket nggak, kalau nggak dapat tiket di halte busway bayar disini," kata kernet Kopaja itu.

Akhirnya Riana harus membayar Rp 5.000 kepada kernet Kopaja itu. Padahal dia sudah membaya Rp 3.500 untuk bisa masuk ke dalam halte busway. "Tarifnya jadi mahal. Saya kira bayarnya sama, tetap Rp 5000," keluh Riana kepada detikcom.

Riana mengaku sebagai pelanggan bus Kopaja. Hari ini ia memilih naik Kopaja dari halte busway agar tidak kehujanan. Naik Kopaja juga membuat dia tak harus berganti-ganti kendaraan. "Sejak uji coba seminggu yang lalu, saya naik Kopaja dari halte busway. Karena setiap saya pulang selalu hujan," ujarnya.

Ia mengaku senang dengan program integrasi kopaja-busway ini. Sebab penumpang menjadi tidak terlalu lama menunggu. "Tapi kalau tarifnya jadi mahal saya mending naik Kopaja dari luar. Sama-sama AC, harganya lebih murah," tuturnya.

(/)


Berita Terkait