Nasib 6 Ruas Jalan Tol, Jokowi: Masih dalam Proses Mikir

Hari ke-100 Jokowi

Nasib 6 Ruas Jalan Tol, Jokowi: Masih dalam Proses Mikir

Ray Jordan - detikNews
Rabu, 23 Jan 2013 17:49 WIB
Nasib 6 Ruas Jalan Tol, Jokowi: Masih dalam Proses Mikir
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) belum memutuskan tentang kelanjutan proyek 6 ruas tol dalam kota DKI Jakarta. Proyek tersebut masih dikaji dan masih harus diuji publik.

"Kalau saya batalkan gimana? Ya belum tentu toh ini masih dalam proses mikir. Masih banyak yang harus diuji publik," kata Jokowi saat ditanya wartawan tentang rencana penandatanganan kontrak dengan konsorsium pada 26 Januari mendatang di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (23/1/2013).

Jokowi meminta penjelasan seputar syarat-syarat yang diajukan pihak konsorsium Jakarta Tollroad Development. "Ya dapat penjelasannya lagi tetapi mereka kan harus kalkulasi lagi. Saya minta penjelasan yang berkaitan dengan investasi mereka berapa sih yang sudah dikeluarkan untuk awalnya berapa sih, pegangannya apa saja. Ya kalau saya bilang batal ya batal," papar dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ganti uang investasi mereka tidak, Pak? "Investasi apa, ground breaking saja belum. Saya tanya, sudah ngeluarin apa?" jawab Jokowi.

Keenam ruas tol ini akan dibangun melayang atau elevated dan akan dibangun dalam 3 tahap. Tahap pertama mencakup ruas Semanan-Sunter dan Sunter-Pulo Gebang yang ditargetkan akan mulai dibangun pada pertengahan 2013 dan beroperasi di 2016.

Tahap kedua yakni Duri Pulo-Kampung Melayu dan Kemayoran-Kampung Melayu yang akan mulai dibangun di 2016 hingga 2018. Sedangkan untuk tahap ketiga yaitu Tanah Abang-Ulujami dan Pasar Minggu-Casablanca akan dibangun di 2018
hingga 2020.

Kontraktor tol ini adalah konsorsium Jakarta Tollroad Development (JTD) yang merupakan gabungan dari PT Jakarta Propertindo, Pembangunan Jaya Group, PT Hutama Karya, PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), PT Wijaya Karya Tbk
(WIKA), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), dan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP).

Diperkirakan total investasi yang dikeluarkan untuk pembangunan proyek ini terbilang cukup mahal, yaitu Rp 41,5 triliun, sedangkan untuk biaya pembebasan lahan diperkirakan mencapai Rp 5 triliun.

Namun belakangan ini, proyek 6 tol dalam kota ini menjadi ramai diperbincangkan. Gubernur DKI Jakarta Jokowi belum tegas memberi lampu hijau terhadap proyek ini karena akan fokus pada transportasi massal.

Sedangkan bagi Kementerian Pekerjaan Umum, proyek ini sudah menjadi proyek nasional, walaupun awalnya diusulkan oleh Pemda DKI era Gubernur Fauzi Bowo.






(aan/nrl)


Berita Terkait