Verifikasi kekayaan ini digelar sejak Senin (21/1) lalu. Satu per satu kediaman para calon didatangi tim KPK dan semua hartanya dikroscek dengan pelaporan sebelumnya. Hasilnya, ada sebagian yang dikoreksi karena tak mencantumkan beberapa harta.
Berikut harta kekayaan para calon gubernur dan calon wakil gubernur Jabar seperti yang disampaikan Direktur Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK Dedie A Rachim, Rabu (23/1/2013):
Dikdik Mulyana - Cecep Toyib
|
|
Sebelumnya, kekayaan yang dilaporkan Dikdik ke KPK untuk keperluan pendaftaran cagub sekitar Rp 10 miliar dan US$ 89 ribu. Tapi dari hasil klarifikasi, Dikdik ternyata punya harta kekayaan lain yang tidak dilaporkan. Ada penambahan sekitar Rp 20,5 miliar.
Penambahan harta kekayaan itu berasal dari usaha ternak domba adu, rumah, tanah, hingga kekayaan istri yang tidak sempat dilaporkan ke KPK.
Sementara Cecep Nana Suryana Toyib memiliki harta sebesar Rp 1,4 miliar setelah diverifikasi KPK. Sebelumnya dia melaporkan Rp 1,04 miliar.
Irianto MS - Tatang Farhanul
|
|
Sementara Tatang Farhanul memiliki kekayaan senilai Rp 5,7 miliar. Padahal sebelumnya pada 19 November 2012, dia melaporkan kekayaannya Rp 4,6 miliar.
Dede Yusuf - Lex Laksamana
|
|
Dede sudah melaporkan kekayaannya pada 10 November 2012 dengan total nilai Rp 11,234 miliar dan US$ 29.508.
Sementara Lex Laksamana, cawagub Dede, memiliki harta senilai Rp 11 miliar.
Ahmad Heryawan - Deddy Mizwar
|
|
Uang sebesar Rp 78 ribu itu ada dalam tabungan Heryawan pada rekening Bank Mandiri dan tidak dilaporkan sebelumnya ke KPK. Setelah diketahui ada tabungan tersebut, petugas KPK memasukannya dalam LHKPN.
Sementara kekayaan Deddy Mizwar, pasangan Ahmad Heryawan, sebesar Rp 27,099 miliar. Saat mendatangi KPK pada 31 Oktober 2012 lalu, artis senior itu melaporkan hartanya sebesar Rp 26,95 miliar. Ada perbedaan nilai kekayaan karena Deddy tidak melaporkan bangunan rumah joglo di Bekasi dan asuransi investasi.
Rieke Dyah - Teten Masduki
|
|
KPK juga sudah mengklarifikasi harta kekayaan Teten Masduki pada Senin (21/1/2013). Dari hasil klarifikasi, kekayaan Teten sekitar Rp 1,4 miliar.
Sebelumnya Teten melaporkan kekayaan pada 31 Oktober 2012 sebesar Rp 1,2 miliar. Penambahan nilai uang itu berasal dari usaha ternak domba.
Halaman 2 dari 6











































