"Bersama ini dengan hormat kami sampaikan bahwa Baharuddin Sapunan SH dengan surat tanggal 20 Desember 2012 yang ditujukan kepada Ketua KY menyampaikan keberatannya atas pengusulan DR Nommy HT sebagai calon hakim agung karena dianggap bukan hakim bersih yang layak menjadi hakim agung," demikian surat KY yang ditandatangani Ketua KY Eman Suparman seperti didapatkan wartawan, Rabu, (23/1/2013).
Surat satu lembar tersebut tertanggal 16 Januari 2013 dengan Nomor 44/PKY/1/2013 perihal pengaduan pencalonan hakim agung a/n Dr Nommy HT Siahaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siapakah Nommy? Saat ini Nommy menjabat sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Pekanbaru. Dirinya telah 4 kali mengikuti seleksi hakim agung.
Nommy Siahaan, pada sesi wawancara terbuka 'Seleksi Calon Hakim Agung' di Gedung KY mengaku kerap menerima hadiah.
"Saya sering terima tanda mata, berupa ayam, singkong, tapi saya tahu itu bukan semata-mata untuk suap. Melainkan ucapan terimakasih yang ikhlas," kata Nommy kala itu.
(asp/nrl)











































