"Waduk Pluit dirancang Belanda itu untuk menangani (banjir) sampai Monas, sampai Istana. Karena ini emang objek vital negara," ujar Wakil Gubernur DKI Basuki T Purnama usai memberi pengarahan kepada camat dan lurah yang wilayahnya dilewati sungai Ciliwung dan Kanal Banjir Barat, di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Namun waduk tersebut kini gagal melindungi Jakarta dari banjir akibat 20 hektar daerah serapannya sudah dijarah sebagai pemukiman liar. Akibatnya arus air tidak mampu lagi ditampung dan menyebabkan banjir besar seperti yang terjadi dua pekan terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka salah satu solusi sementara untuk mengatasi bajir di wilayah Pluit, lumpur dan sampah yang membuat dangkal Wadul Pluit akan dikeruk. Operasi pengerukan akan dimulai malam ini juga.
"Kita akan sewa 10 sampai 20 alat berat utk pengerukan. Jadi nanti Waduk Pluit harus dikeruk," kata Ahok.
(lh/lh)











































