Aksi demonstrasi itu semula berjalan tertib. Massa yang berasal dari kawasan pesisir Langkat, datang dengan tuntutan pembebasan rekan mereka yang ditahan Polres Langkat. Sehari sebelumnya, Senin (21/1/2013) polisi menahan 23 orang nelayan karena terlibat dalam pembakaran kapal pukat gerandong. Pembakaran itu terjadi di perairan Kuala Gebang, Kecamatan Gebang, Langkat.
Untuk kepentingan negosiasi tuntutan, warga membawa serta anggota DPRD setempat. Proses negosiasi pun berlangsung. Ternyata saat negosiasi sedang berjalan, massa yang berada di luar Mapolres mulai bertindak anarkis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Massa mulai melempari polisi yang berjaga-jaga di depan Mapolres sekitar pukul 15.00 WIB. Batu dan kayu beterbangan ke arah petugas, sehingga melukai setidaknya 8 personel polisi. Massa juga mencoba menerobos pagar Mapolres, namun tak berhasil.
Polisi pun bereaksi, dan melepaskan tembakan ke udara. Para pendemo lari tunggang-langgang. Lebih dari 50 pendemo ditangkap. Selain itu, kendaraan milik pendemo juga diamankan. Pasca bentrokan ini, Mapolres Langkat dijaga ketat petugas Polres Binjai, Polres Langkat dan Detasemen A Brimob Sumut.
(rul/try)











































