Banjir Belum Surut, Warga Waspadai Leptospirosis

Banjir Belum Surut, Warga Waspadai Leptospirosis

Septiana Ledysia - detikNews
Selasa, 22 Jan 2013 18:07 WIB
Banjir Belum Surut, Warga Waspadai Leptospirosis
Jakarta - Banjir yang masih menggenangi Kapuk Raya, Cengkareng, Jakarta Barat sepanjang hampir 1,5 kilometer kemungkinan akan bertambah ketinggiannya. Kondisi membuat warga kuatir penyebaran leptospirosis menyusul penyakit diare dan gatal-gatal yang sudah menyerang mereka.

"Air jadi bau dan lama surutnya membuat banyak penyakit. Saya saja sudah diare sekarang gatal-gatal kaki saya," kata Ketua RW1 Juhri kepada wartawan di Jalan Kapuk Raya, Selasa (22/1/2013).

Hal itu dikuatkan oleh dokter praktek di Puskesmas Kapuk 2, Ayub mengatakan penyakit pasca banjir masih mengintai warga pengungsian. Menurutnya, penyakit-penyakit kulit dan diare mulai menjangkit warga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penyakit leptosirosis yang harus diwaspadai," ujar Ayub di lokasi pengungsian warga di Sekolah Dasar 05 dan 14 Kapuk.

Ayub mengatakan, di masa banjir seperti ini, leptosirosis berpotensi muncul lantaran tikus-tikus muncul ke permukaan. "Air kencingnya bercampur dengan genangan air. Biasanya penularan dari situ," ujarnya.

Ayub menambahkan, gejala-gejala yang muncul dari serangan penyakit dari kencing tikus itu diantaranya adalah rasa ngilu pada tulang hingga sulit untuk bergerak. Untuk itu sebagai langkah antisipasi, petugas medis menyediakan cairan antiseptik lisol di tempat pengungsian.

"Bagi warga yang sudah pulang ke rumah kami kasih cairan lisolnya," Imbuh Ayub.

(spt/lh)


Berita Terkait