KPK Sudah Punya Jurus untuk Antisipasi Banjir Susulan

KPK Sudah Punya Jurus untuk Antisipasi Banjir Susulan

Rina Atriana - detikNews
Selasa, 22 Jan 2013 15:37 WIB
KPK Sudah Punya Jurus untuk Antisipasi Banjir Susulan
Jakarta - Banjir yang melanda sebagian wilayah di Jakarta pada Kamis (17/1), juga sempat merendam beberapa bagian Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK telah menyiapkan beberapa jurus untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir susulan.

"Untuk mengantisipasi banjir lagi. Ada beberapa hal yang akan kita lakukan. Diantaranya, dengan pompa (penyedot) dan karung-karung pasir, ketiga kesiapan dari SDM-nya," kata juru bicara KPK, Johan Budi, di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (22/1/2013).

Johan mengatakan, perlakuan itu hanya untuk sementara, ke depan KPK juga akan memikirkan langkah-langkah yang lebih permanen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tentu nanti akan ada langkah-langkah yang permanen sementara kita menunggu gedung yang baru," ujar Johan.

Sejak Kamis pekan lalu kantor KPK lumpuh dan baru bisa kembali normal pada Senin kemarin. Hal tersebut disebabkan karena luapan dari sungai ke arah Waduk Setia Budi Timur yang tepat berada di samping kantor KPK.

Akibatnya listrik padam. Genset yang ada di lantai bawah pun tak bisa difungsikan karena terendam air.

Karena tidak ada listrik, maka seluruh kegiatan termasuk aktifitas penindakan tak bisa dilakukan. Pemeriksaan saksi maupun tersangka pada Kamis dan Jumat kemarin terpaksa dibatalkan. Pemeriksaan Andi Zulkarnain alias Choel Mallarangeng pada hari Jumat pun terpaksa ditunda.

Pada hari Jumat, sebagian pimpinan KPK juga harus mengungsi ke gedung Kementerian BUMN yang sudah disewa KPK. Tak hanya itu saja, KPK juga terpaksa memindahkan sembilan tahanannya ke rutan Guntur karena tidak adanya listrik.

(/)


Berita Terkait