Rencana untuk pindah partai memang sudah disampaikan Hary Tanoe dalam jumpa pers pengunduran diri, Selasa (22/1) kemarin. Dia juga sedang memikirkan untuk membuat ormas atau partai baru.
"(Pilihan) Ketiga adalah bergabung dengan partai yang ada. Pilihan mana yang dipilih, saat ini fokusnya kita mengundurkan diri dari Partai NasDem. Keputusan besar kami akan menimbang dulu mana yang terbaik. Nanti kalau sudah jelas kami akan konferensi pers," kata bos MNC Group tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut empat partai yang sudah siap menerima Hary:
Partai Gerindra
|
|
"Gerindra, kalau Pak Hary menyatakan ingin bergabung menyatakan minatnya, pada prinsipnya menerima dengan tangan terbuka. Mengucapkan selamat datang kalau bergabung dengan partai kami," ujar Sekjen GerindraAhmad Muzani.
Muzani mengatakan Hary Tanoe sudah menunjukkan dalam proses politiknya yang singkat untuk membangun bangsa dan negara. Oleh karena itu Gerindra mengapresiasi sikap Hary Tanoe selama ini.
Meski begitu, Gerindra sejauh ini belum akan melakukan komunikasi dengan Hary Tanoe. "Kita pasif saja," imbuhnya.
Partai Hanura
|
|
"Memang saya dengar beliau akan masuk ke Hanura. Kalau komunikasi mungkin ke Pak Wiranto, saya hanya dengar-dengar kabar saja," ujar Akbar.
Bagi Hanura, mundurnya HT benar-benar kabar yang mengejutkan. Meski begitu, Akbar tak ingin menanggapi lebih jauh mengenai keluarnya HT dari Partai NasDem.
"Tapi kami akan menyambut baik Pak Hary. Kami akan gelar karpet merah untuknya," tutupnya.
Partai Golkar
|
|
"Kalau dari pidato-pidatonya, saya melihat Pak Hary memiliki semangat perubahan yang sama seperti Pak Ical. Walapun Pak Ical tidak pakai kata 'perubahan' tapi nasionalisme baru," ujar Agun.
Meski begitu, Agun mengatakan bahwa partainya belum berniat mengajak Hary untuk masuk ke partainya. Menurutnya, Hary adalah sosok yang punya idealisme yang kuat.
"Biarlah dia sendiri yang menentukan pilihan. Tidak sepatutnya seorang Hary kita posisikan seperti itu. Dia pasti tahu apa yang akan dilakukan setelah ini," lanjutnya.
Partai Demokrat
|
|
"Dia sangat potensial untuk bisa membantu, dengan komitmennya," ungkap Sekretaris FPD DPR Saan Mustopa.
Saan mengaku sejauh ini belum ada komunikasi politik antara PD dan Hary. Posisi PD saat ini menunggu Hary menyatakan sikapnya.
Partai Keadilan Sejahtera
|
|
"Kalau mau bersama membangun bangsa sesuai visi PKS boleh saja. PKS terbuka bagi siapapun yang tulus membangun negeri," jelas Kepala Humas DPP PKS Mardani.
Sejauh ini, lanjut Mardani, belum ada kontak yang dilakukan PKS dengan HT. Belum pernah dilakukan pertemuan intensif atau melakukan komunikasi politik.
Halaman 2 dari 6











































