Bos MNC Hary Tanoesoedibjo tak mundur sendirian dari Partai Nasional Demokrat (NasDem). Sejumlah pengurus NasDem yang rata-rata politisi muda pun diajak serta. Siapa saja mereka?
Mereka adalah sederet politikus muda yang sudah membanting tulang meloloskan Partai NasDem melewati verifikasi parpol peserta Pemilu 2014 di KPU. Mereka adalah Sekjen Partai Nasional Demokrat Ahmad Rofiq, Wakil Sekjen Partai Demokrat Syaiful Haq, dan Ketua DPP Partai NasDem Endang Tirta.
Sejumlah fungsionaris Partai NasDem awalnya memang memang terhitung masih muda, sampai Surya Paloh berencana mengambil alih posisi Ketum Partai NasDem melalui kongres partai pada 25-26 Januari 2014 mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masalahnya sederhana. Sederhana bahwa saya melihat Partai NasDem sudah berkembang dengan baik. Dan mayoritas pengurus NasDem di daerah itu adalah kalangan muda. Jadi bisa diterima kalangan muda. Kurang lebih 70 persen kader NasDem adalah anak-anak muda, dan saya ingin mempertahankan postur kepengurusan yang sedang berlangsung tanpa adanya perubahan," kata Hary dalam konferensi pers di Museum Adam Malik, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (21/1/2013). Hary Tanoe mengadakan jumpa pers didampingi loyalisnya yang juga mundur itu.
Β
Sekjen Partai NasDem Ahmad Rofiq yang telah mundur bersama Hary Tanoe merasa telah mengambil sikap yang benar. Dia tak ingin tetap berada di organisasi yang telah rusak secara struktural. "Tidak mau menjadi bagian dari sistem yang sudah rusak," kata Rofiq menjelaskan alasannya.
"Saya kira sikap yang sangat dewasa dari Pak Hary yang ingin mundur dari partai adalah menunjukkan pada publik bahwa dia tidak mau menjadi faktor pengganggu dari konsolidasi politik yang dilakukan oleh NasDem," lanjut mantan Sekjen Partai Matahari Bangsa (PMB) .
Rofiq menegaskan dia bersama loyalis Hary Tanoe lainnya tak pernah menyesali keputusan tersebut. Mereka akan bersiap mengambil keputusan besar tak lama lagi. "Kami tidak akan berpuasa politik. Kami akan menentukan sikap tak lama lagi," katanya.
Memang Hary Tanoe telah menyebut ada 3 opsi yang akan diambil mereka. Yakni membuat ormas, membuat parpol baru, atau bergabung dengan parpol lama. Kecenderungan pilihan ketiga yang akan diambil HT dan gerbongnya. Lalu ke mana mereka akan berlabuh?
"Kita belum memutuskan," elak Rofiq.
(van/nrl)











































