Inilah 31 Titik Genangan yang Belum Bisa Dilintasi

Inilah 31 Titik Genangan yang Belum Bisa Dilintasi

Mei Amelia R - detikNews
Senin, 21 Jan 2013 15:20 WIB
Jakarta - Meski hujan tidak turun selama 2 hari terakhir ini, namun air luapan sungai masih menggenangi sebagian wilayah Jakarta. Kepolisian mendata masih ada sedikitnya ada 31 genangan air yang sama sekali tidak dapat diakses oleh kendaraan.

"Masih ada 31 titik yang masih belum bisa dilewati kendaraan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan, Senin (21/1/2013).

Berikut ini adalah titik-titik genangan air yang masih terjadi hari ini :

-Wilayah Jakarta Pusat :
 
1. Jl Karet Tengsin belakang Hotel Shangrila, setinggi 30 cm.
2. Gandi School, Kemayoran dengan ketinggian 30 cm.

-Wilayah Jakarta Barat :

1. Indosiar arah Grogol Pesing (50 cm)
2. Kantor Pos Daan Mogot (50 cm)
3. Citraland (75 cm)
4. Tarumanegara arah Tomang, depan kejaksaan (50 cm)
5. Roxy arah Grogol maupun sebaliknya (40cm).
6. Cengkareng Green (50 cm)
7. Grogol arah Cengkareng (40 cm) sepanjang 150 meter
8. Gedong Panjang (100 cm)
9. Jembatan Lima arah utara (60 cm) sepanjang 50 meter
10. Kebon Jeruk, Jl Panjang (50 cm) sepanjang 50 meter.
11. Tamansari (50 cm) sepanjang 50 meter.
12. Jl Cengkeh (50 cm) sepanjang 50 meter.
13. Kunir (60 cm) sepanjang 200 meter.
14. Kemukus (50 cm) sepanjang 200 meter.
15. Pinangsia (50 cm) sepanjang 500 meter.
16. Asemka (60 cm) sepanjang 500 meter.
17. Pos lantas arah Pasar Minggu (60 cm)
 
-Wilayah Jakarta Utara:

1. Jembtan Tiga, depan Tematik (75 cm)
2. Jl Pluit Putra (150 cm)
3. Jl Pluit Raya Selatan (150 cm)
4. Jl Muara Baru (150 cm)
5. Jl Atmajaya, Pluit (100 cm)
6. Teluk Gong (150 cm)
7. Dipo motor (150 cm)
8. Kampung Bandan (40 cm)
9. Jl Pakin (60 cm)
10. Pluit Timur (200 cm)
11. Jl Pluit Samudra pintu masuk pantai mutiara (170 cm)
12. Gedong Panjang, Pluit turunan tol (100 cm)

"Jaktim dan Jaksel saat ini sudah dapat dilalui, begitu pula dengan Bekasi Kabupaten, mulai jam 01.00 WIB sampai saat ini sudah dapat dilalui kedua arah," kata Rikwanto.

(mei/nal)


Berita Terkait