"Sebetulnya sederhana. Bagaimana gerakan politik ini tetap bisa dilaksanakan untuk mengembangkan idealisme kami semua ini. Tujuan kita hanya satu bagaimana bisa berbuat untuk bangsa kita. Berbuat tentunya yang baik untuk mengubah Indonesia yang lebih baik," kata Hary.
Hal ini disampaikan Hary dalam konferensi pers di Museum Adam Malik, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (21/1/2013). Hary Tanoe mengadakan jumpa pers didampingi Sekjen dan Wasekjen NasDem yang juga mundur.
Beberapa rencana pun sedang dipikirkan. Rencana pertama adalah mendirikan ormas. "Yang pertama adalah bisa melalui ormas, kalau ormas kami memposisikan milik kita semua, bagaimana kita bisa mengambil bagian," kata Hary.
"Alternatif kedua partai baru. Tapi tentunya partai baru tidak mungkin bisa ikut di Pemilu 2014, tentu harus menunggu di Pemilu 2019," ungkapnya.
Alternatif ketiga adalah memilih parpol yang sudah dinyatakan lolos ke Pemilu 2014. Tentunya bukan partai nomor urut 1, Partai NasDem.
"Ketiga adalah bergabung dengan partai yang ada. Pilihan mana yang dipilih, saat ini fokusnya kita mengundurkan diri dari Partai NasDem. Keputusan besar kami akan menimbang dulu mana yang terbaik. Nanti kalau sudah jelas kami akan konferensi pers," pungkasnya.
(van/nrl)











































