senilai Rp 650 miliar.
"Dananya dari daerah dan dari pusat. Karena kita sudah siapin untuk pembebasan tanah. Yang di Pesanggrahan sudah siap. Sunter, Angke juga sudah siap. Totalnya Rp 650 miliar.
Jokowi mengatakan itu di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (21/1/2013). Jokowi dicegat ssebelum berangkat ke gedung MPR untuk bertemu Taufiq Kiemas membahas banjir Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, dalam rapat Minggu (20/1/2013), SBY mengatakan, dari Rp 2 triliun anggaran multiyears, Rp 500 miliar di antaranya untuk pembenahan Kali Ciliwung.
Menurut SBY, Kali Ciliwung harus dirapikan untuk mengantisipasi banjir.
"Yang mendesak, sodetan di Ciliwung ke arah Timur. Mengapa, ketika banjir Minggu ini KBB (Kanal Banjir Barat) menampung aliran sungai, yang ada. Ada kerusakan. KBT (Kanal Banjir Timur) relatif tidak terisi. Ini tidak menguntungkan, beban dibagi dua, maka dampaknya tidak seperti ini. Telah dilakukan studi kelayakan, anggaran membangun sodetan, ini prioritas pertama, tahun ini akan selesai medio 2014, anggaran Rp 500 miliar. Saya sudah koordinasi, DPR, Menkeu, Menteri PU. Segera dilakukan tahun ini, 2014 diselesaikan," perintah SBY di pinggir Sungai Ciliwung di Bidara Cina, Jakarta Timur, Minggu (20/1/2013).
(nwy/nrl)










































