Air di Kampung Pulo Mulai Surut, Warga Bersihkan Rumah Sisa Banjir

Air di Kampung Pulo Mulai Surut, Warga Bersihkan Rumah Sisa Banjir

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Minggu, 20 Jan 2013 05:20 WIB
Air di Kampung Pulo Mulai Surut, Warga Bersihkan Rumah Sisa Banjir
Jakarta -
Banjir yang menggenangi pemukiman Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur sudah mulai surut. Saat ini sebagian warga sudah mulai embali beraktivitas dengan mebersihkan rumah mereka dari terjangan banjir yang melanda kawasan tersebut.
"Sekitar 3 RW di Kampung Pulo perlahan-lahan sudah mulai surut sekitar 30 cm sampai 70 cm, sementara RW 4 sampai dengan RW 8 ketinggian air masih sekitar 2,5 meter," ujar Lurah Kampung Melayu, Bambang Pangestu saat dihubungi, Sabtu (19/1/2013).
Bambang menuturkan sebagian warga sudah ada yang kembali ke rumahnya untuk mulai membersihkan rumah dari sisa-sisa lumpur.
"Sebagian sudah ada yang mulai balik kerumah memanfaatkan air yang surut untuk membersihkan endapan lumpur dari sisa banjir, karena pengalaman mereka kalau dibiarkan akan lebih sulit membersihkan lumpur tersebut," tuturnya
Bambang menjelaskan sampai saat ini pihaknya sudah menerima informasi kalau tidak akan ada lagi air kiriman dari Bogor. Menurutnya, warga yang mulai membersihkan rumahnya itu membutuhkan peralatan yang dapat membantu mereka membersihkan kotoran yang mengendap di rumahnya. 
"Saat ini warga warga mulai membutuhkan peralatan kebersihan seperti sabun, detergen, dan alat kebersihan lain untuk membersihkan sisa lumpur," tandasnya.
Dihubungi terpisah, Ketua RW 03, Faisal, mengatakan tidak seluruh kawasan di lingkungannya surut dari banjir. Dari 16 RT yang ada, baru 1 RT yang mulai merasakan surutnya air luapan Ciliwung. 
"RW 3 itu ada 16 RT, yang surut baru RT 2, itu juga yang dekat pinggir jalan sementara ketinggian air juga masih 1 meter setengah," kata Faisal.
Hingga saat ini, warganya masih memilih tinggal di pengungsian di Kantor Sudinkes Jaktim dan beberapa posko pengungsian lain.
"Khusus di RW 03  warga saya masih pada ngungsi di sana, itu juga mereka kepencar dimana-mana ada yang di sudinkes, ada yang di GOR Jaktim, dan dekat Jembatan Bukit Duri Jakarta Selatan," ujarnya,
(edo/ahy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini