"Sebenarnya gereja juga kebanjiran, tapi kami masih bisalah ke kiri dan ke kanan," kata Romo Yustinus, pemimpin Gereja St. Philipus Rasul, melalui telepon, Sabtu (19/1/2013).
Ketika detikcom hubungi pada pukul 16.30 WIB, menurutnya banjir yang menggenangi Jl Telok Gong Raya tempat gereja berada sudah mencapai pinggang orang dewasa. Sedangkan permukiman penduduk yang berada di belakang gereja, sudah tergenang hingga hampir dua meter,
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena kejadiannya sangat mendadak, sudah tentu logistik yang tersedia di gereja sangat tidak mencukupi. Mulai dari bahan makanan, alas tidur hingga obat-obat.
"Kami spontanitas saja buka dapur umum, seadanya saja bahan yang dimasak. Pengobatan sudah semampunya. Sekarang yang paling mendesak adalah selimut, tikar dan air bersih," sambung Romo Yustinus.
(lh/tor)











































