Spontanitas warga dan kesigapan tim relawan dalam menyalurkan bantuan terhadap korban banjir, patut mendapat penghargaan. Memang pada hari pertama sempat terjadi kekurangan dan kelambatan, namun selanjut semakin lancar.
Logistik makanan dan pakaian yang dipasok ke pos-pos pengungsian, cenderung mencukupi. Namun ada saja yang masih kurang.
Seperti yang terlihat di posko pengungsian korban banjir di Cililitan, Jakarta Timur. Untuk masalah makan, pasokan tiga kali per hari tidak terputus. Pakaian yang barasal dari sumbangan, juga lumayan berlimpah sehingga warga leluasa memilih pakaian untuk ganti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ibu muda ini mengaku tidak kesulitan memilih pakaian ganti untuk dirinya dan suami. Sebab bantuan pakaian yang datang kebayakan ukuran dewasa. Namun di sisi lain, fakta tersebut juga menyimpan masalah yang sangat unik.
"Pakaian dalam dan untuk bayi nggak ada. Padahal itu kan penting sekali," ujarnya.
Logistik lain penting lain namun terhitung jarang tersedia adalah, perangkat mandi. Mulai dari sabun, handuk, sikat dan pasta gigi.
"Sabun colek juga, buat nyuci piring dan baju," tambah Heni yang menyertainya.
Pada saat ini ketinggian banjir di Cililitan masih mencapai satu meter. Meski masih tinggi namun sebenarnya sudah menyusut cukup banyak dari dini hari tadi yang tercatat setinggi 3 meter.
(/)










































