"Kondisi korban keadaannya saat ini baik," kata Direktur Umum RS Abdi Waluyo, Dr. Migot, kepada wartawan di RS Abdi Waluyo, Jl HOS Cokroaminoto, Jakarta Pusat, Sabtu (19/1/2013).
Namun dia enggan merinci detail dari kondisi dua orang korban tersebut. Bahkan dia mengaku juga belum mengetahui nama-nama mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak RS Abdi Waluyo sempat enggan memberikan keterangan, bahkan petugas resepsionis berbaju hitam sempat mengusir wartawan keluar dengan memanggil satpam. Setelah didesak akhirnya direktur umum mau memberikan keterangan.
Sebelumnya diberitakanm Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengkonfirmasi melalui rilisnya tentan nama dua korban selamat yang dirawat di RS Abdi Waluyo. Keduanya bernama Tri Santoso dan Tito.
"Untuk korban yang terjebak di basement gedung UOB, hingga saat ini telah ditemukan 2 orang selamat dan 1 orang meninggal. Dua orang korban selamat dirawat di RS Abdi Waluyo, Jakarta Pusat. Keduanya (yang selamat) adalah Tri Santoso dan Tito. Proses evakuasi masih dilakukan dengan melakukan penyedotan air yang menggenangi 4 lantai basement," kata Sutopo dalam rilisnya, pagi tadi(19/1/2013).
(bal/lh)











































