"Dipastikan sudah surut secara keseluruhan. Meskipun ada genangan air, itu hanya genangan-genangan kecil. Saat ini kita tengah melakukan evaluasi akibat banjir," terang Kepala Seksi Logistik BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Bogor Budi Aksomo ketika dihubungi melalui telepon, Sabtu (19/1/2013).
Menurutnya, banjir yang terparah terjadi pada Jumat (18/1) kemarin, terjadi di Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, petugas sempat melakukan evakuasi dan mengungsikan warga korban banjir di perumahan Vila Nusa Indah menggunakan 5 unit perahu karet.
Sebelumnya pada Jumat pagi, derasnya hujan yang melanda kawasan Bogor dan sekitarnya serta luapan Sungai Cikeas, menyebabkan banjir serta merendam sedikitnya 2.500 rumah di lima Kecamatan di wilayah Bogor.
Lokasi banjir terparah berada di Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunungputri. Di lokasi ini, sedikitnya 2.200 rumah terendam banjir. Tidak hanya itu, luapan Kali Cikeas juga membuat beberapa jembatan penghubung antar desa di Kecamatan Gunung Putri, putus dan membuat beberapa warga menjadi terisolir.
(ndr/ndr)











































