Jokowi punya segudang kesibukan mengatasi banjir besar yang melanda Jakarta sejak Kamis 17 Januari 2013. Ia bahkan tidak segan-segan menerobos banjir yang merendam jantung kota Jakarta.
Suami Iriana ini menaiki gerobak dorong saat menerobos banjir di Jalan MH Thamrin yang tingginya hingga mencapai pinggang orang dewasa itu. Ayah 3 anak itu juga mempunyai kostum-kostum yang biasa digunakan orang kebanyakan di musim hujan dan banjir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Sepatu Boot
|
|
Sedangkan stafnya ikut menggulung celana panjang. Ia melihat kondisi jantung Ibukota yang telah menjadi kolam warna coklat itu. Air mencapai ketinggian selutut hingga sepaha orang dewasa.
2. Payung
|
|
Payung dipegang oleh para pengawal untuk melindungi Jokowi guyuran hujan.
Payung dipakai Jokowi juga saat meninjau pembangunan Jalan Layang Non Tol (JLNT) Blok M-Antasari
yang segera resmi beroperasi pada Kamis 10 Januari dan jembatan reyot Srengseng Sawah yang berada di perbatasan DKI Jakarta dan Depok, Jawa Barat pada 8 Desember silam.
3. Jaket
|
|
Jokowi berjaket saat berkeliling memantau banjir di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis 17 Januari 2013. Jaket yang sama juga masih dipakai Jokowi saat memantau tanggul jebol di Jalan Latuharhary. Jokowi bahkan sempat mengangkat 2 karung berisi batu kerikil saat terbalut jaket itu.
4. Topi Merah
|
|
Topi kesayangan ini dipakai Jokowi saat diguyur hujan gerimis ketika memantau banjir sambil memakai sepatu boot di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Sesekali topi andalannya dilepas Jokowi seperti saat menumpang gerobak dorong menerobos banjir di Jalan MH Thamrin Kamis 17 Januari kemarin.
Jokowi tetap memakai topi merah ketika memantau pekerjaan perbaikan tanggul jebol di Jalan Latuharhary. Dari pagi hingga malam Jokowi mengawasi pekerjaan berat ini.
5. Jas Hujan
|
|
Jas hujan serupa juga dipakai Jokowi saat menyalurkan bantuan ke korban-korban banjir di Jakarta. IaΒ didampingi sang istri Iriana, langsung membagikan bantuan secara simbolis berupa 3 ton beras, selimut, dan buku tulis kepada para pengungsi. Bantuan tersebut sontak membuat riuh pengungsi yang tinggal di 8 RW (74 RT) dengan jumlah 4.496 kepala keluarga.
"Terima kasih Pak Jokowi. Hidup Pak Jokowi," teriak warga ketika mendapat bantuan dari Jokowi yang berjas hujan warna biru.
Di wilayah Jakarta Timur sendiri saat ini telah didirikan dua posko pengungsi, di antaranya berlokasi di Dinas Kesehatan dan Gereja Koinonia Jakarta Timur.
Sebelum ke Kampung Melayu, Jokowi menengok perbaikan tanggul jebol di Latuharhary, Jakarta Pusat.
Halaman 2 dari 6










































