Saprudin yang hendak meminimalisir kerugian usahanya akibat banjir membuka pintu rolling door kiosnya pada Jumat (18/1/2013) pukul 06.00 WIB. Berpikir hampir semua pesaingnya tutup karena banjir, Saprudin sangat bersemangat, sayangnya ia tidak memperhatikan adanya sambungan kabel telanjang yang menempel di rolling door.
"Saat pegang rolling door, korban langsung kejang-kejang karena tersetrum dan menginjak genangan banjir setinggi 5 cm yang masuk di dalam warungnya," ujar Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Yono Suharto saat dihubungi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat diperiksa ternyata korban sudah meninggal," ujar Yono.
Ternyata upayanya untuk mengais rejeki di kala banjir membuatnya menghembuskan nafas terakhir kali di lokasi. Jenazahnya langsung dibawa ke RSCM guna keperluan otopsi.
"Korban akan dimakamkan dikampungnya, Kuningan. Keluarganya sudah datang menjemput," kata Yono.
(vid/lh)











































