"Batu juga sekarang sudah ada 9 tronton sedang dalam perjalanan dari Karawaci (Tangerang) menuju Jakarta. Teman-teman tahu lalu lintas juga kan. makanya kita meminta dibantu sama Polda dan Dinas Perhubungan untuk melakukan pemanduan agar bisa sampai ke tempat ini, mudah-mudahan bisa secepatnya," jelas Sekda DKI Jakarta Fadjar Panjaitan, di tanggul Jl Latuharhary, Jakarta Pusat, Jumat (18/1/2013).
Fajar menjelaskan bahwa telah ada dua unit eskavator milik Pemprov DKI dan Kementerian PU. Langkah perbaikan tanggul ini kini memang menjadi konsentrasi Pemprov DKI di samping melakukan evakuasi korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masalah anggaran, Fadjar mengatakan bahwa itu bisa diperoleh dari dana cadangan atau dana tidak terduga milik Pemprov DKI.
"Dalam kondisi tanggap darurat seperti ini kan seperti PU mengajukan anggaran, kemudian Dinsos, Dinkes, semua SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang ada kaitannya sama penanggulangan bencana," ujar Fadjar.
"Justru itu karena ketentuannya situasi sekarang dalam status tanggap darurat. Segala sesuatu yang diadakan di sini tanpa melalui proses lelang jadi bisa dibeli. Makanya tanggap darurat ini ada batas wktunya. Pak Gubernur sekarang tahap pertama menetapkan tanggal 17-27 Januari," imbuhnya.
Tak hanya itu, pemerintah pusat juga sudah menyalurkan bantuan untuk perbaikan tanggul ini yang terdiri dari batu kali dan kawat bronjong. Sedangkan ketika ditanyai jumlah dana tanggap darurat, Fadjar mengaku belum tahu.
"Nggak bisa dipastikan baru diajukan sama mereka. Coba tanya BNPB kan mereka yang mengkoordinir semuanya. Pak Arfan," jawabnya.
(/nrl)











































