Taiwan Berhasil Uji Coba Rudal yang Bisa Menjangkau Cina
Senin, 27 Sep 2004 16:31 WIB
Jakarta - Taiwan telah mengembangkan dan berhasil menguji coba rudal-rudal darat-ke-darat yang bisa mencapai pantai-pantai atau kota-kota di Cina. Demikian diberitakan surat kabar beroplah besar Liberty Times.Rudal-rudal yang diberi nama Hsiung-feng 2A dan Hsiung-feng 2E itu memiliki jarak jangkauan antara 150 hingga 300 kilometer. Senjata baru ini mirip dengan rudal-rudal penjelajah yang bida diprogram untuk mencari dan mengenai target darat. Demikian menurut koran lokal tersebut mengutip sumber-sumber militer yang dirahasiakan identitasnya, seperti dilansir Channel News Asia, Senin (27/9/2004)."Militer telah melakukan uji tembak rahasia rudal-rudal ini, dan hasilnya memuaskan," demikian tulis media tersebut seraya menambahkan bahwa militer Taiwan menolak memberikan jumlah pasti rudal yang diuji coba. ementerian Pertahanan Taiwan menolak untuk berkomentar atas berita tersebut. Sebelumnya, Presiden Taiwan Chen Shui-bian membela keputusannya untuk membeli peralatan senjata dari Amerika Serikat. Menurutnya, perjanjian kontroversial pembelian senjata merupakan bagian dari upaya-upaya pemerintah Taiwan untuk menghalangi setiap usaha Cina menginvasi pulau tersebut."Hanya dengan terlibat dalam pengembangan senjata dan persiapan untuk perang, maka perang bisa dihindari," tegas Chen dalam pidatonya di depan Partai Progresif Demokrat, Minggu (26/9/2004) kemarin.Paket senjata itu -- ditawarkan oleh Presiden AS George W Bush pada April 2002 -- berisikan penjualan delapan kapal selam bertenaga diesel, satu sistem anti-rudal Patriot versi modifikasi dan satu armada pesawat anti-kapal selam.Kabinet Taiwan pada 2 Juni lalu menyetujui anggaran khusus sebesar 610,8 miliar dolar Taiwan (US$18,02 miliar) untuk membeli persenjataan tersebut dari AS. Namun keputusan ini masih membutuhkan persetujuan akhir dari parlemen Taiwan.
(ita/)











































