Banjir itu terjadi pada Kamis (17/1/2013) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB, di Desa Janji Lobi, Kecamatan Barumun. Salah seorang warga, Ashari menyatakan, arus sungai Aek Godang yang cukup besar menyapu rumah warga yang berada di pinggiran sungai.
“Ada satu musala dan dua rumah yang hanyut. Rumah yang satu masih dapat diselamatkan puing-puingnya sebagian, tetapi yang satu rumah lagi hanyut semua,” kata Ashari saat dihubungi, Kamis (17/1/2013) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait bencana ini, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Lawas, Arpan Nasution menyatakan, pihaknya sudah turun ke lokasi kejadian. Sejumlah langkah penanggulangan telah dilakukan, termasuk membantu penanganan korban.
“Rumah yang hanyut itu, rumah kayu. Posisinya memang cukup dekat dengan sungai,” kata Arpan
Disebutkan Arpan, selain merusak rumah warga, banjir itu juga merusak satu unit jembatan penghubung di desa itu. Jembatan beton tersebut merupakan akses warga ke lokasi pertanian dan juga pemakaman umum.
Selain di Padang Lawas, banjir juga terjadi di Desa Prapat Janji, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan. Luapan air Sungai Silau merendam puluhan rumah warga.
(rul/fdn)











































