Walikota Medan Rahudman Harahap menyatakan, pengaspalan ini sebagai langkah awal yang dilakukan Pemerintah Kota Medan mengantisipasi macet di titik-titik perlintasan itu. Langkah berikutnya membangun fly over ataupun under pass.
"Sebelum membangun fly over ataupun underpass, kita ratakan dulu perlintasan kereta api tersebut melalui pengaspalan," kata Rahudman Harahap ketika meninjau beberapa perlintasan kereta api di Medan, Kamis (17/1/2013).
Ketujuh lintasan kereta api yang akan dilandaikan masing-masing yang berada di Jl. M Yamin, Pandu, AR Hakim, Mandala By Pass, Thamrin, dan Jl. Sisingamangaraja. Dengan diratakannya perlintasan kereta api, Rahudman optimis kemacetan akan berkurang.
Terkait dengan pembangunan fly over maupun underpass di Medan, Rahudman menyatakan hal itu membutuhkan penelitian lebih lanjut. Dari hasil kajian yang dilakukan akan diketahui di titik perlintasan kereta api mana fly over maupun underpass layak dibangun.
Disebutkannya, kondisi perlintasan kereta api yang ada saat ini menjadi salah satu pemicu terjadi kemacetan karena banyak yang berlubang dan bergelombang. Setiap kendaraan yang akan melintas harus menurunkan kecepatan dan sangat berhati-hati. Penurunan kecepatan itulah yang memicu terjadinya kemacetan.
Apabila kereta api cepat Medan ke Bandara Kuala Namu sudah dioperasikan, maka tingkat kemacetan semakin tinggi lagi. Sebab itu antisipasi harus dilakukan.
(rul/trw)











































