"Semua unsur, termasuk KPU harus menyelenggarakan Pemilu dengan bersih. Jangan mempermainkan rakyat, jangan mempermalukan rakyat Indonesia di depan mata dunia," ujar Prabowo.
Hal ini disampaikan Prabowo usai syukuran lolosnya Gerindra sebagai parpol peserta Pemilu 2014 di kantor DPP Gerindra, Jalan Harsono, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rakyat kita sekarang sudah pintar, saya percaya dengan kekuatan rakyat. Sekarang sudah ada revolusi informatika. Petani, tukang becak sekarang sudah punya handphone," lanjutnya.
Ditambah lagi dengan pengalaman pilgub DKI tahun 2012 lalu, yang menurutnya menunjukkan bahwa kemenangan Jokowi-Ahok adalah kemenangan rakyat.
"Pemilihan di DKI, seperti yang kita lihat kan. Siapa yang menang. Saya pernah bilang, kalau ada yang kasih uang, terima saja. Itu uang rakyat yang dicuri kok. Tapi jangan hutang budi. Ada yang cerita ke saya, dia nerima uang Rp 600 ribu, tapi tetap coblos Jokowi," cerita Prabowo.
(sip/van)











































