Kisah Manajer Selamatkan Mercy dari 'Tsunami' Basement Plaza UOB

Kisah Manajer Selamatkan Mercy dari 'Tsunami' Basement Plaza UOB

Mulya Nurbilkis - detikNews
Kamis, 17 Jan 2013 18:14 WIB
Kisah Manajer Selamatkan Mercy dari Tsunami Basement Plaza UOB
Basement UOB Plaza/Bilkis
Jakarta - Abdul Hakim yang selamat setelah terjebak banjir di basement Plaza UOB mengibaratkan datangnya air bak tsunami menenggelamkan basement perkantoran mewah tersebut. Salah seorang manajer yang berkantor di Plaza UOB berbagi kisah keberuntungan menyelamatkan mobilnya dari 'tsunami' air bah yang menenggelamkan puluhan mobil ini.

Adalah Wawan, salah seorang manajer di perusahaan ANZ yang sempat mengamankan mobilnya. Wawan adalah orang terakhir yang berhasil menyelamatkan mobil mewah dari parkir basement 1 Plaza UOB. Seperti apa kisahnya?

"Waktu itu saya feeling mau banjir. Makanya saya pulang saja. Pas saya bawa ke luar mobil air sudah se-ban mobil," kata Wawan yang sukses mengamankan mobil Mercy hitam-nya ini setelah mematahkan palang pintu parkiran, sembari tersenyum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun karena air terlalu tinggi, dia tak jadi pulang dan memarkir mobil mewahnya yang berpelat nomor B 8978 BS ini di tempat yang aman. Cerita ini disampaikan wartawan di lobi Plaza UOB, Jl MH Thamrin, Jakarta, Kamis (17/1/2013).

Di tanjakan basement 1, Wawan masih melihat ada beberapa mobil sedang bersiap naik ke atas. Namun dia tak yakin sopir mobil tersebut meneruskan niatnya, karena derasnya air.

"Di tanjakan saya melihat ada dua mobil mau ke luar, saya salip. Tapi begitu saya sampai luar lampu basement mati, saya nggak lihat lagi," kata Wawan dengan wajah serius.

Sampai saat ini Wawan belum pulang. Dia memilih menunggu banjir surut. "Nunggu surut saya baru pulang," katanya.

Sementara evakuasi dua karyawan yang terjebak di basement Plaza UOB masih berlangsung. Sejumlah karyawan mendengar desas-desus keduanya tak dievakuasi hari ini karena air masih memenuhi basement Plaza UOB. Namun sejumlah petugas polisi masih berupaya melakukan evakuasi, dua tandu berwarna oranye telah diturunkan.

(van/asy)


Berita Terkait