Tragis, dari 16 Kecamatan di Semarang, Mega Cuma Dapat 3

Tragis, dari 16 Kecamatan di Semarang, Mega Cuma Dapat 3

- detikNews
Senin, 27 Sep 2004 15:52 WIB
Semarang - Tragis. Meski secara keseluruhan perolehan suara tidak berbeda jauh, di tingkat kecamatan ternyata kekalahan Mega sangat mencolok. Dari 16 kecamatan, capres PDI-P ini hanya menguasai 3 kecamatan.Demikian hasil penghitungan manual terhadap hasil pilpres kedua yang dilakukan KPUK Kota Semarang di Gedung M Ichsan Kompleks Balaikota Semarang, Senin, (27/9/2004). Ketiga kecamatan yang dikuasai Mega adalah Semarang Utara, Semarang Timur, dan Semarang Tengah.Sementara itu, SBY sukses di 13 kecamatan lainnya. Kecamatan-kecamatan itu antara lain, Gunung Pati, Pedurungan, Gajah Mungkur, Tembalang, Mijen, Gayamsari, Tugu, Genuk, Semarang Selatan, Banyumanik, Ngaliyan, Candisari, dan Semarang Barat.Kekalahan telak Mega ada di Kecamatan Ngaliyan. Di daerah barat itu, Mega mengantongi 20.721, sedangkan SBY mendapatkan 38.986 suara. Mega juga kalah telak di Kecamatan Semarang Tengah, yakni 25.190 banding 41.185 suara. Di lain kecamatan, Mega kalah tidak terlampau telak.Secara umum dari total pemilih yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 803.209 orang, Mega mendapatkan 358.662 (44,65%), dan SBY memperoleh 444.547 (55,34%). Total pemilih terdaftar tercatat sebanyak 1.052.498 orang.Setelah dihitung berdasarkan jumlah pemilih yang tidak hadir dan surat suara tidak sah, golput mencapai angka 25,93% atau sekitar 272.664 pemilih. Rinciannya, 24.375 surat surat tidak sah dan 248.282 pemilih tidak hadir.Ketua KPUK Kota Semarang Rahmulyo Adiwibowo mengatakan tingginya jumlah golput selain disebabkan perusakan surat suara, juga banyak pemilih yang berada di luar kota. Pemilih enggan kembali ke Semarang kalau hanya untuk mencoblos."Sepertinya mereka berpikir lebih baik tidak mencoblos di Semarang. Atau, justru tidak mencoblos sama sekali. Susah mendeteksinya. Yang terang, mereka yang tidak hadir rata-rata bekerja di luar kota," katanya seusai penghitungan suara.Sekadar diketahui, pada pilpres putaran pertama Mega sukses mengalahkan empat calon lainnya. Mega diurutan pertama, disusul SBY, Amien, Wiranto, dan terakhir Hamzah Haz. Kekalahan pada pilpres kedua juga terjadi di banyak kota di Jateng. Penghitungan suara di tingkat provinsi akan dilakukan 29 September mendatang. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads