"Banjir sudah masuk rumah warga. Tapi rumah saya nggak, karena rumah saya posisinya tinggi," ujar Rizka Rahmawati, penghuni rumah di Jl Kendang, Kelapa Gading, Jakarta Utara, ketika dihubungi, Kamis (17/1/2013).
Menurut Rizka, banjir ini disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur sejak pukul 05.00 pagi tadi. Hingga kini, di kawasan tersebut gerimis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banjir tahun ini, lanjut Rizka memang tidak separah pada 2007 lalu. Banjir saat 2007 lalu setinggi pinggang orang dewasa.
"Tahun 2007 lalu banjir sepinggang masuk rumah sampai 2 minggu. Itu kata tetangga saya, karena saya belum tinggal di situ," ucapnya.
Rizka menuturkan, hingga kini belum ada bantuan yang datang. Sebagian warga mulai keluar rumah dan menerobos banjir untuk mengungsi dan pergi ke pasar tradisional.
"Warga jalan kaki ke pasar Inpres Kelapa Gading untuk membeli bahan makanan. Harga sembako menjadi lebih mahal misalnya telur 1/2 kg naik menjadi Rp 10 ribu dari sebelumnya Rp 8.500," tuturnya.
(nik/nrl)











































