Suryadi Sudirja, warga Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Pandeglang, menyatakan lokasi terparah akibat banjir terdapat di Kampung Cadas Sari, Kecamatan Sobang, Pandeglang. Rumah benar-benar terendam. Bahkan atap pun tak kelihatan.
"Tiga rumah hanyut. Kejadiannya tadi malam pas air sedang deras-derasnya," kata Suryadi kepada detikcom, Kamis (17/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak yang ngungsi. Sekarang sebagian sudah kembali, sebagian masih di posko pengungsian," jelasnya.
Banjir terjadi sejak beberapa hari lalu. Satu dua hari terakhir, kondisinya kian parah. Banjir merendam Kecamatan Sobang, Patia, dan Sukaresmi. Diperkirakan, kejadian itu disebabkan curah hujan yang tinggi dan luapan air sungai dan sawah.
Sebelumnya, kata Suryadi, kawasan tersebut tidak pernah kebanjiran. "Baru kali ini banjir. Bantuan sudah ada dari BNPB dan TNI AL, tenda dan makanan tingan. Dari pemerintah sepertinya belum," tuturnya.
Hari ini, ketinggian air di kawasan pinggiran kota itu hanya 20 cm. Warga mulai membersihkan rumah. Hujan sempat mengguyur selama satu jam tapi kini sudah berhenti.
(/)











































