Hamas Bertekad akan Membalas Israel atas Kematian Tokohnya
Senin, 27 Sep 2004 13:58 WIB
Jakarta - Seorang tokoh penting Hamas tewas akibat ledakan bom mobil di Damaskus, ibukota Suriah yang dilakukan Israel. Kelompok garis keras Palestina itu pun bertekad akan melancarkan aksi pembalasan terhadap target-target Israel.Hamas menuding pembunuhan Ezzedin Sheikh Khalil dilakukan oleh badan mata-mata Israel, Mossad, yang menjadi sangat terkenal dengan upaya pembunuhan seorang pemimpin Hamas di Amman, Yordania pada tahun 1997 silam.Pejabat-pejabat Kementerian Pertahanan Israel yang dikutip stasiun televisi Channel Two, membenarkan bahwa agen-agen Israel berada di balik bom mobil tersebut. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (27/9/2004)."Pejabat-pejabat yang telah kami hubungi mengkonfirmasi hal itu secara pribadi namun tidak secara publik," demikian dilaporkan televisi tersebut. Namun ketua komite pertahanan dan urusan luar negeri parlemen Israel, Yuval Steinitz, menolak untuk mengakui ataupun membantah tanggung jawab Israel."Namun prinsipnya harus jelas. Tugas kami, bukan hanya hak kami, adalah membunuh mereka yang berusaha membunuh kami," tegasnya.Pemerintah Israel sebelumnya telah mengancam akan menyerang militan-militan Hamas di dalam dan luar Palestina, termasuk di negara Suriah tempat sejumlah anggota senior Hamas berada. Hamas menyatakan tidak ragu-ragu bahwa Israel mendalangi pembunuhan Khalil, salah satu pendiri Hamas yang termasuk di antara 400 militan yang diusir Israel ke Libanon pada tahun 1992 lalu. Dalam satu statemen di Gaza, sayap bersenjata Hamas, Brigade Ezzedin al-Qassam mengancam bahwa tindakan Israel ini telah membuka kesempatan untuk meluaskan perang ke luar Palestina. Otoritas Suriah juga mengecam Israel atas pembunuhan ini. Diingatkan bahwa Israel bertanggung jawab atas konsekuensi tindakan "teroris" itu.Israel telah melancarkan sejumlah pembunuhan terhadap militan-militan Palestina yang masuk dalam target sejak meletusnya intifada terakhir pada September 2000 lalu.
(ita/)











































