Ini Hasil 'Blusukan' Menkokesra di Posko Pengungsi Banjir Kp Pulo

Ini Hasil 'Blusukan' Menkokesra di Posko Pengungsi Banjir Kp Pulo

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Rabu, 16 Jan 2013 23:59 WIB
Ini Hasil Blusukan Menkokesra di Posko Pengungsi Banjir Kp Pulo
Jakarta - Posko pengungsi banjir Kampung Pulo dikejutkan dengan kedatangan orang penting saat hendak beristirahat pada pukul 21.00 WIB. Ternyata orang penting tersebut adalah Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono.

Hal ini mirip dengan gaya 'blusukan' khas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, walau sebagian besar warga menganggapnya sebagai kunjungan. Agung datang bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Syamsul Ma'arif, dan mendapatkan sejumlah kesimpulan.

"Saya berharap dalam menghadapi bencana, warga harus tetap dijaga kewaspadaannya, karena BMKG pernah mengatakan saat ini Jakarta harus siaga bencana sampai bulan Februari 2013. Hal itu telah diamati selama 30 tahun, dan puncaknya bulan Januari 2013, ini harus siaga terus," ujar Agung usai 'blusukan' di RW 03 Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jakarta Timur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agung membagi dua kesimpulan dari hasil 'blusukan' di posko pengungsi banjir RS Hermina, GOR Jakarta Timur, dan Kampung Pulo. Pada jangka pendek, ia meminta warga tidak bersikukuh tinggal di dalam rumah padahal ancaman banjir masih tinggi.

"Jangka pendek, jangan sampai ada korban dan kita minta warga terus waspada. Kami minta dengan kesadaran agar mau mengungsi, dengan kita yakinkan ke tempat-tempat yang aman, karena bisa saja besok malam air bisa besar. Oleh karena itu, warga diharapkan mau mengungsi karena kondisi belum tentu aman, dan Tugas pemerintah menyiapkan sebaik mungkin," ujar Agung.

Sedangkan pada kesimpulan jangka panjangnya, Agung memperhatikan sarana dan prasarana di hulu aliran Kali Ciliwung. Ia menilai perbaikan waduk di hulu dan kebersihan saluran air sangat penting untuk dijaga.

"Untuk jangka panjang, saat ini sifatnya masih melakukan langkah setempat, karena penyakit dari hulu itu perbaikan lingkungan, sampai dengan saluran-saluran tersumbat dibersihkan. Banyak yang sudah kita lakukan dalam jangka panjang, seperti pemerintah pusat telah membuat Banjir Kanal Timur, tapi tidak hanya cukup di situ. Waduk di daerah hulu sungai juga diperbaiki, itu untuk jangka panjang," tutup Agung.

Sebelumnya, Agung Laksono bersama Kepala BNPB Syamsul Ma'arif mendatangi korban banjir di Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jakarta Timur pada pukul 21.00 WIB. Agung beserta rombongan terlihat berbincang dengan sejumlah pengungsi dan menanyakan warga yang tetap bertahan di rumahnya walau ketinggian air masih 4 meter. Agung bersama rombongan kemudian meninjau korban banjir di Kalibata, Jakarta Selatan.

(vid/tor)


Berita Terkait