Jokowi Gregetan, MRT DKI Sudah 26 Tahun Direncanakan Tak Jalan

Hari ke-93 Jokowi

Jokowi Gregetan, MRT DKI Sudah 26 Tahun Direncanakan Tak Jalan

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Rabu, 16 Jan 2013 12:48 WIB
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi legowo menerima keputusan pemerintah pusat yang hanya membiayai 49% dari total proyek kereta bawah tanah atau MRT. Apapun yang terjadi, Jokowi menegaskan proyek MRT harus tetap dimulai.

"Karena sudah berjalan kami tak mau terlalu lama lagi. Sudah 26 tahun direncanakan, MRT dan monorel ini kita putuskan sehari dua hari ini, sekalian biar semuanya jalan," ungkap Jokowi di Kantor Wapres, Rabu (16/1/2013).

Menurut Jokowi, soal MRT sudah disampaikan di mana rute Lebak Bulus sampai Bundaran HI diputuskan oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa pembiayaannya 49%-51%. Pembagian beban investasi proyek MRT antara pemerintah pusat dan Pemprov DKI awalnya disepakati 48%-52%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melihat besaran pembagian beban investasi itu, Jokowi meminta agar skema pembagian tersebut diubah menjadi 60% pemerintah pusat dan 40% Pemprov DKI. Namun apa daya Jokowi, pemerintah hanya mengubah porsi 49% pembiayaan ditanggung pemerintah pusat dan sisanya 51% ditanggung Pemprov DKI.

"Yang ini kami terima dulu, karena kami nggak ingin lama-lama lagi memutuskan hanya gara-gara presentase," ungkap Jokowi.

(tfq/nrl)


Berita Terkait