Iya, bagi anak-anak sepertinya memiliki cara pandang yang terakhir ini. Di saat orang dewasa tengah sibuk dan penat karena banjir, anak-anak biasanya justru senang bermain di tengah genangan air. Tak peduli bahaya yang kadang mengintai.
Seperti anak-anak di pemukiman Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur ini. Mereka asyik berselancar. Bagi anak-anak ini, berselancar tidak perlu di pantai dengan ombak laut yang tinggi. Cukup memanfaatkan banjir, mereka bisa bergaya bak peselancar profesional.
Adit (10), seorang bocah yang tinggal di Kampung Pulo lebih memilih memanfaatkan waktu senggangnya dengan berselancar dari pada pusing memikirkan rumahnya yang kebanjiran. Dia bersama rekan-rekannya menerjang arus air untuk berdiri di atas papan seluncur. Tentu bukan papan selancar betulan. Mereka menggunakan papan apa saja yang penting bisa dipakai untuk meluncur.
"Main-main saja, soalnya rumah banjir terus sekolah juga libur," ucap Adit sambil berselancar dan tertawa.
Selain berselancar, teman-teman Adit juga memanfaatkan waktu dengan bermain body rafting. Bocah-bocah itu terlihat mendatangi sumber arus lalu bertiduran supaya badannya ikut terseret arus yang lumayan deras untuk ukuran anak kecil.
"Wah arusnya enak nih, ayo-ayo ke situ!" teriak bocah-bocah itu sambil melanjutkan Body Rafting-nya.
Hmm, namanya juga anak-anak.
(/)











































